Kendalikan Emosi

Jika anda adalah seorang manajer F&A. Suatu hari atasan / direktur
anda memanggil dan mengatakan bahwa ia, setelah mempertimbangkan
berbagai hal, memutuskan menaikkan gaji tambahan tahun 2011 ini (di
luar kenaikan reguler) untuk seluruh karyawan, tanpa terkecuali,
sebesar 25%. Alasannya, untuk membantu karyawan dalam menghadapi
situasi ekonomi yang kurang menguntungkan, selain itu dikarenakan
ternyata perusahaan masih bisa mendapatkan kenaikan keuntungan. Semua
ini tentu tak terlepas dari jerih payah karyawan. Sang direktur
meminta anda untuk melakukan berbagai persiapan dan mengumumkan hal
ini satu minggu kemudian.
Namun demikian, direktur meminta anda untuk memegang rahasia ini
rapat-rapat. Tak boleh bocor sedikit pun, bahkan dengan sesama
manajer. Pokoknya, "top secret". Wow, ini adalah kejutan yang luar
biasa menggembirakan. Semua orang pasti akan senang. Anda tentu tak
sabar menunggu satu minggu kemudian dan merasakan kegembiraan melanda
seluruh karyawan.
Tapi, waktu satu minggu terasa lama sekali. Padahal kegembiraan ini
amat berat untuk disimpan dalam hati. Ingin sekali rasanya
mengutarakan berita gembira ini, setidaknya pada
rekan anda manajer SDM. Bukankah mareka semestinya patut mengetahui
terlebih dahulu. Tetapi, direktur minta anda untuk menjaganya
rapat-rapat.
Apakah anda merasa bahwa anda termasuk orang yang mampu mengendalikan
emosi anda?
Dari contoh di atas, sadarkah kita bahwa memegang sebuah rahasia
(berita baik) merupakan ujian bagi kemampuan kita mengendalikan emosi?
Seandainya saja si manajer F&A itu tak mampu menahan perasaan
gembiranya, mungkin saja ia akan menceritakan hal tersebut pada timnya
atau koleganya si Manajer SDM. Meski ia tak lupa membubuhi bahwa "Ini
rahasia lho. Jangan dibocorkan ke mana-mana.", tetap saja berita itu
tersebar. Kemampuan kita mengendalikan emosi menunjukkan kemampuan
kita menjaga sebuah kepercayaan. Lebih lanjut, merupakan cermin
kematangan kita dalam bersikap dalam menghadapi setiap keadaan.
Apakah anda merasa bahwa anda adalah emosi anda?
Emosi atau perasaan datang silih berganti. Bayangkan kita sedang
berdiri di sebuah padang pasir yang berangin kencang. Perasaan atau
emosi bagaikan butir-butir debu pasir yang melayang-layang bersama
angin. Ia meliputi diri kita dengan riuh. Ketika sebuah peristiwa
(misal, pertengkaran) terjadi, sebutir debu yang bermuatan emosi
amarah melintas dan "tertarik" untuk menempel dalam diri kita. Dengan
sigap pikiran meraih dan mengolah debu emosi amarah itu dan
mewujudkannya menjadi sebuah ekspresi kemarahan, misal, berteriak,
menggebrak, dan lain-lain. Bila kita tak segera mengendalikan
(membersihkan) diri dari tempelan debu emosi kemarahan ini, maka
kemarahan akan semakin memuncak dan sulit untuk dikendalikan lagi.
Sebaliknya, bila kita mampu sejak dini mawas diri akan adanya debu
emosi ini, maka kita dengan lebih mudah mengatasi. Selain debu emosi
kemarahan, tentu masih banyak debu emosi lain yang beterbangan di
padang pasir perasaan ini, seperti perasaan gembira, senang, sedih,
kecewa, takut, cemas, dan lain-lain. Semuanya beterbangan secara acak,
dan menempel pada diri kita akibat daya tarik yang muncul dari suatu
peristiwa. Namun, seberapa jauh emosi itu menguasai diri tergantung
dari seberapa lemah kita mampu mengendalikan pikiran dan diri kita.
Apakah anda merasa bahwa anda adalah sosok yang tenang dan senantiasa
mengamati berbagai emosi yang datang silih berganti dalam diri anda?
Menurut anda, mengapa anda (bagaimana anda) bisa menemukan sosok
tenang dalam diri anda?
Permisalan di atas hanya bermaksud menggambarkan bahwa emosi dapat
dipandang sebagai sesuatu yang berasal dari luar diri kita. Emosi
tidak harus (bahkan memang seharusnya tidak) identik dengan diri kita.
Ini cukup bertolak belakang dengan kebiasaan yang berlaku dalam
kehidupan sehari-hari dimana kita biasa menyatakan emosi kita dengan
perkataan, "saya sedang marah", "saya sedih", "saya gembira sekali",
dan seterusnya. Kita biasa menganggap bahwa perasaan kita adalah diri
kita itu sendiri. Padahal yang sebenarnya terjadi adalah perasaan
marah sedang melanda kita, perasaan senang sedang memenuhi diri kita.
Sedangkan kita bukanlah "amarah" itu sendiri, kita bukanlah "senang"
itu sendiri. Mengidentikkan diri kita dengan emosi sebenarnya
menyulitkan kita untuk memahami dan meneguhkan kendali diri. Menjadi
agak sulit bagi kita untuk mengendalikan emosi bila kita tidak
berusaha membedakan mana diri kita mana emosi. Namun, dengan
membedakannya kita menjadi subyek pelaku yang bisa secara aktif dan
sadar menangani obyek emosi yang sedang melanda.
Menurut anda mengapa anda harus mengendalikan emosi? Dengan cara
apakah anda mengendalikan emosi?
Bila emosi dipandang sebagai sesuatu yang berasal dari luar diri, maka
sebenarnya kita tak sepenuhnya berdaya atas datang perginya emosi.
Kita pun tak sepenuhnya mampu menahan emosi untuk tetap berada dalam
diri semau kita. Mari kita perhatikan, tak mungkin kita merasakan
kegembiraan terus-menerus. Tak mungkin pula kita merasakan kesedihan
terus-menerus. Pada waktunya perasaan sedih hilang digantikan dengan
perasaan lain, begitu pula sebaliknya. Perhatikan, bahwa kita tak
kuasa untuk menjaga kegembiraan berada dalam diri setiap saat. Kita
pun tak kuasa menolak perasaan sedih singgah dalam jiwa kita. Jadi,
mengendalikan emosi pada dasarnya bukan menolak hadirnya emosi dalam
diri, namun menyadari akan hadirnya emosi itu dalam diri. Kemampuan
mengendalikan emosi lebih terletak pada kemampuan mengendalikan
pikiran kita, karena pikiranlah yang mengidentikkan emosi itu sebagai
diri kita. Pikiranlah yang menjadi bahan bakar emosi sehingga membesar
dan membakar seluruh diri. Kematangan emosi seseorang sebenarnya hasil
dari kematangannya dalam mengendalikan pikirannya sendiri.
Bila anda bukanlah emosi anda, maka siapakah anda?
Sebuah pertanyaan sederhana yang untuk menjawabnya butuh sebuah
penenangan diri yang dalam. Bila kita bukan emosi kita, maka kita
sebenarnya merupakan sesosok yang tenang yang dengan cermat mengamati
setiap emosi dan perasaan yang hadir dalam pikiran. Kita adalah
sesosok yang tenang yang dengan hati-hati mengamati setiap gerak
pikiran yang terjadi. Dengan demikian kita adalah sesosok yang tak
perlu tergoyahkan oleh rasa takut, atau terbuai oleh kegembiraan,
namun menggunakan seluruh karunia emosi itu sebagai sebuah kekuatan
untuk membangun hubungan dengan orang-orang dan alam secara harmonis
dan keseluruhan.
Cobalah anda berlatih mengenali bentuk-bentuk emosi yang melintas
dalam pikiran, juga mengamati gerak-gerik emosi yang terjadi dalam
diri seseorang. Diharapkan dengan demikian kita bisa memahami bahwa
emosi kita selalu berhubungan emosi orang lain. Emosi ibarat sebuah
awan yang meliputi anda dan sekitar. Anda mempengaruhi orang lain
dengan emosi anda, atau lebih tepatnya dengan pikiran anda.
1.      Lakukan relaksasi di awal hari anda. Ada banyak metode
relaksasi, anda bisa coba yang paling sesuai dengan diri anda. Cara
paling awam adalah dengan mengamati gerak naik turun nafas anda secara
alami. Lakukan selama 10 atau 20 menit. Cobalah perlahan-lahan. Jangan
paksakan diri. Biarkan semuanya berjalan apa adanya. Apakah anda bisa
menemukan pikiran yang tenang dalam relaksasi itu? Apakah anda mampu
menemukan suatu keadaan yang bersih dari emosi-emosi yang biasanya
mempengaruhi diri anda?
2.      Pahami ketenangan yang anda rasakan. Kemudian, melangkahlah
dalam kegiatan sehari-hari. Berusahalah untuk mengamati setiap gerak
emosi yang terjadi dalam diri anda. Apakah anda mampu menangkap setiap
"debu" emosi yang menodai ketenangan pikiran anda?
3.      Catat setiap perubahan yang terjadi secara fisik dan psikis
dalam diri anda. Misal, di saat anda marah, catat perubahan yang
terjadi dalam degub jantung anda, rasa panas/dingin dalam diri anda,
kekacauan dalam kesadaran anda, atau bahkan hilangnya diri anda karena
tertelan oleh kemarahan itu. Catat dan amati saja, tak perlu melakukan
apa-apa.
4.      Pada tengah hari, coba lakukan kegiatan relaksasi lagi.
Temukan ketenangan pikiran itu lagi. Mungkin anda akan merasakan
sebuah kesulitan karena lebih banyak "debu" yang harus anda bersihkan.
5.      Dengan bekal ketenangan coba amati dan catat setiap perubahan
emosi yang terjadi yang ditunjukkan oleh orang-orang (pilih 1 rekan
baik anda sebagai bahan percobaan) di sekitar anda. Apakah anda mampu
membedakan mana orang yang senantiasa mengendalikan dirinya, dan mana
orang yang cenderung mengumbar emosinya. Mengendalikan emosi adalah
mengendalikan pikiran. Emosi itu bagai sepertik bunga api yang
memancar dari awan, sedangkan pikiran adalah kayu kering yang mudah
sekali terbakar oleh pertikan bunga api. Mengendalikan pikiran adalah
menjaga agar kayu kering itu tak mudah terbakar, yaitu dengan menjaga
ketenangan pikiran. Mengendalikan emosi adalah juga menjaga ketenangan
diri.
(6. Bagi rekan-rekan yang muslim, saya sarankan menggunakan kebiasaan
dzikir pagi dan sore salah satunya untuk ketenangan hati serta
beristighfar plus berwudhu dikala emosi datang tanpa dapat
dikendalikan – it works)
Semoga bermanfaat!
Have a positive day!
--
=====================================================
Regards,
Syamsi Kusyanti

Kisah Sang Raja dan Bibit Pohon

seed.jpg
Apa yang kau tanam, itulah yang kau tuai.  Bibit yang kau tanam, tak selalu tumbuh menjadi pohon rindang dengan buah ranum yang lebat.
Jaman dahulu kala, di China kuno hiduplah seorang raja bijaksana. Rakyatnya hidup makmur dan damai, tak pernah ada kekurangan dan kelaparan di negri tersebut. Pada suatu hari, sang raja merasa lelah dan sudah tua, sudah saatnya ia mencari pengganti dirinya. Namun sayang sekali, ia tak memiliki seorang anak. Maka ia mengutus punggawa kerajaan untuk mengumpulkan 5 pemuda cerdas di negrinya.
Setibanya di dalam kerajaan, kelima pemuda tersebut ternganga melihat indahnya istana raja. Mereka memberi hormat dan menunggu titah sang raja. "Wahai pemuda-pemuda tampan, cerdas dan bijaksana, hari ini aku akan memilih salah satu di antara kalian menjadi penggantiku," titah sang raja. Semua pemuda terdiam dan terkejut, mereka tak menyangka bahwa raja akan memberikan tahtanya pada mereka, namun siapa gerangan yang akan ditunjuk menjadi pengganti raja? "Untuk menjadi penggantiku, kalian harus mengikuti satu ujian yang akan kuberikan," sambung sang raja.
Sang raja kemudian mengambil 5 buah kantong, yang masing-masing kantong terdapat sebuah biji bibit pohon. "Tanam, rawat dan siramlah bibit ini dengan segenap hati kalian. Kembalilah kepadaku setelah satu tahun dari sekarang, kita lihat bagaimana hasil tanaman yang kalian rawat. Dari hasil tanaman tersebut aku akan memilih salah satu dari kalian menggantikan diriku," titah raja.
Semua pemuda bergegas kembali ke rumah mereka dan mencari tanah yang baik untuk menanam benih yang diberikan oleh sang raja. Demikian juga Ling, salah satu pemuda jujur yang dipanggil sang raja. Ia bergegas menemui ibunya, dan memberitahukan kabar tersebut. Ling dibantu sang ibu kemudian mencari tanah terbaik dan meletakkannya di sebuah pot. Setiap hari Ling selalu merawat, menyirami benih tersebut. Namun hingga bulan ke dua, ketiga, hingga bulan-bulan berikutnya tak sesentipun benih tersebut tumbuh. Padahal menurut teman-temannya, benih mereka sudah tumbuh menjadi pohon yang subur dengan buah-buah yang mulai muncul. Ling pun sedih, ia sadar bahwa ia telah gagal. Semakin mendekati hari pertemuan di istana, ia semakin bingung. Ia takut bahwa raja akan menghukumnya, namun sang ibu memintanya agar tetap jujur dan bersabar.
Tiba hari di mana sang raja akan memilih pengganti, semua pemuda diminta kembali ke istana dengan membawa semua hasil tanamannya. Dengan sedih, Ling membawa sebuah pot kecil berisi bibit yang tidak tumbuh. Ia tertunduk lesu, sementara semua teman-temannya membawa pohon di pot besar, ada yang berbunga indah, ada pula yang berbuah lebat.
Melihat Ling membawa pot kosong sang raja tertawa, "bagus sekali usahamu," seluruh isi istanapun tertawa melihat Ling yang tertunduk lesu. Raja berkeliling dan melihat tanaman-tanaman lain yang menjulang dengan gagah dan indahnya. Terkagum-kagum, raja memandangi tanaman dengan buah ranum yang subur sambil sesekali mengangguk-angguk.
Raja pun meminta masing-masing maju, bercerita tentang usahanya, dan tibalah pada giliran Ling, yang maju bersama sebuah pot kosong "Nama saya adalah Ling," katanya. Sekali lagi seluruh ruangan riuh ramai menertawakannya. Ada yang meneriakkan kalimat-kalimat ejekan pedas yang membuat Ling semakin malu dan sedih. Sang raja kemudian berkata, "baiklah, aku sudah menemukan siapa yang akan menjadi penggantiku." Ruanganpun senyap seketika menantikan titah raja selanjutnya. Ia kemudian menggandeng tangan Ling, dan mengumumkan Ling sebagai penggantinya. Seketika semua orang terkejut, namun mereka tertunduk memberikan hormat.
"Sebenarnya, bibit yang kuberikan pada kalian setahun lalu adalah bibit yang sudah busuk. Sangat tidak mungkin menghasilkan tanaman yang lebat dengan buah-buah ranum dan bunga-bunga indah dari mereka. Ling, adalah pemuda yang jujur dan berani. Ia membawa sebuah pot  kosong dengan bibit yang tidak tumbuh. Untuk itulah aku memilihnya sebagai penggantiku. Ingatlah wahai rakyatku, saat kau menanam sebuah kejujuran, maka kau akan menuai kepercayaan. Saat kau menanam kebaikan, maka kau akan menuai persahabatan. Saat kau menanam kerendah hatian, kau akan menuai kebaikan hati sesama. Saat kau menanam kedamaian, maka kau akan menuai kemenangan. Saat kau menanam kerja keras, kau akan menuai kesuksesan. Saat kau menanam kesabaran, maka kau akan menuai hasil berlebihan. Saat kau menanam keyakinan, kau akan mendapatkan sebuah keajaiban..."
Sebaliknya, apabila seseorang menanamkan ketidakjujuran, maka ia tak akan dipercaya. Saat ia menanam keegoisan, maka ia akan kesepian. Saat ia menanamkan gengsi, ia akan hancur sendiri. Saat ia menanamkan kecemburuan, ia akan menuai celaka. Saat ia menanam kemalasan, ia akan menuai kemiskinan. Saat ia menanamkan keserakahan, ia akan menuai kekurangan. Saat ia menanam dosa, ia akan menuai hukuman.

Ternyata Otak Tetap Aktif Meskipun Kepala Sudah Terpenggal !!!


Jakarta, Setelah ribuan tahun dipelajari dari berbagai, mulai terungkap beberapa sisi misterius otak manusia. Terdapat beberapa fakta yang sebelumnya mungkin tidak pernah terpikir oleh manusia.
Otak adalah salah satu organ yang paling menakjubkan di dalam tubuh manusia, karena ia dapat mengendalikan sistem saraf pusat agar bisa bekerja secara normal.
Otak manusia sangatlah kompleks dan terdiri sekitar 100 miliar saraf (neuron) dan ada begitu banyak hal terjadi di dalam otak dengan berbagai bidang yang berbeda. Karenanya otak termasuk salah satu organ vital dalam kehidupan manusia.
Seperti dikutip dari Howstuffworks, Jumat (6/8/2010) ini dia beberapa fakta lain seputar otak manusia yang belum banyak diketahui:
Homer-Brain4.jpg1. Otak tetap aktif meskipun kepala sudah terpenggal.
Berdasarkan pengamatan beberapa kisah diketahui bahwa otak manusia bisa tetap aktif selama beberapa detik setelah kepalanya dipenggal. Namun para dokter percaya bahwa hal tersebut merupakan refleksi kedut otot.
Dr Harold Hillman, mantan direktur Unity Laboratory of Applied Neural Biology di University of Surrey menuturkan bahwa kematian terjadi karena adanya pemisahan antara otak dengan sumsum tulang belakang, tapi hal ini bersifat menyakitkan sehingga banyak negara yang tidak memberlakukan metode ini.
2. Otak bisa mempelajari pesan bawah sadar.
Otak dapat mempelajari pesan yang berasal dari alam bawah sadar seseorang sehingga nantinya akan mempengaruhi perilaku dari orang tersebut. Banyak perusahaan menggunakan hal ini sebagai ajang promosi untuk mempengaruhi seseorang agar mau membeli produknya.
o_human_brain.jpg
3. Obat-obatan bisa menyebabkan lubang di otak.
Salah satu penelitian menyatakan penggunaan obat seperti mariyuana bisa menghilangkan sedikit memori, sedangkan untuk obat seperti kokain atau ekstasi dapat menimbulkan lubang di otak. Sebenarnya satu-satunya hal yang dapat menimbulkan lubang di otak adalah akibat adanya trauma atau benturan fisik.
Selain itu sebuah studi dari New Scientist menyatakan penggunaan obat-obatan jangka panjang dapat menyebabkan pertumbuhan tidak normal dari otak yang bersifat permanen, karenanya sulit untuk mengubah perilaku dari seorang pecandu.
4. Otak manusia berwarna abu-abu.
Beberapa bagian dari tubuh memiliki warna tersendiri untuk darah, jaringan, tulang atau cairan lain. Tapi jika otak manusia diawetkan dalam stoples meskipun masih berdenyut kebanyakan berwarna abu-abu, karena itu seluruh otak kadang disebut sebaagi materi abu-abu. Namun otak juga tetap mengandung materi putih yang terdiri dari serat saraf untuk menghubungkan materi abu-abu.
Sedangkan komponen yang berwarna hitam disebut dengan substantia nigra yang merupakan neuromelanin hitam, yaitu pigmen khusus yang sama dengan warna kulit dan rambut dan merupakan batas dari bagian basal ganglia.
5. Otak manusia merupakan otak yang paling besar.
Beberapa binatang bisa menggunakan otaknya untuk melakukan berbagai hal yang dilakukan oleh manusia. Tapi sebenarnya otak manusia berukuran paling besar dibandingkan dengan otak binatang manapun. Rata-rata berat otak manusia dewasa sebesar 1,361 kilogram, berat ini hampir sama dengan binatang lumba-lumba yang dianggap sebagai hewan yang cerdas.
Namun berat dari otak ini dibandingkan dengan ukuran tubuhnya, sehingga otak manusia tetap saja menjadi yang paling besar. Selain itu kecerdasan juga berkaitan dengan berbagai komponen di otak, dan mamalia memiliki korteks serebral terbesar yang bertanggung jawab terhadap fungsi memori, komunikasi dan berpikir.

DID YOU KNOW


did_you_know_small1.jpg
Fakta 1
Orang-orang amerika setiap harinya memakan hampir 100 hektar pizza, kira-kira 350 potong per detik!!
x.jpg
Fakta 2
35% dari orang-orang yang menggunakan iklan personal untuk berkencan telah menikah
2.jpg
Fakta 3
Lidah dari paus biru bobotnya lebih besar daripada seekor gajah dewasa
3.jpg
Fakta 4
bawang tidak memiliki rasa, hanya memiliki bau
4.jpg
Fakta 5
Indera penciuman anda tidak aktif ketika tertidur
5.JPG
Fakta 6
semut tidak pernah tidur
6.jpg
Fakta 7
Elvis Presley mendapatkan nilai C untuk pelajaran musik saat dia masih berada di tingkat 8
7.jpg
Fakta 8
WAL-MART memperoleh pendapatan US$3.000.000 setiap 7 menit
8.jpg
Fakta 9
Tikus tidak bisa muntah, itulah mengapa racun tikus bekerja sangat efektif
9.jpg
Fakta 10
apel sebenarnya masih 1 keluarga dengan mawar
10.jpg
Fakta 11
Perusahaan waralaba Mc Donald's merupakan distributor mainan terbesar di dunia!
11.jpg
Fakta 12
seekor siput dapat tertidur hingga 3 tahun lamanya
12.jpg
Fakta 13
anda tidak bisa membuat folder bernama 'con' dalam sistem operasi Microsoft Windows
13.jpg
Fakta 14
Seekor jerapah dapat membersihkan telinganya dengan lidahnya yang memiliki panjang 21 inchi
14.jpg

Jejak Sepatu Di Karpet


carpet45.jpg
Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki. Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan & kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik. Rumah tampak selalu rapih, bersih & teratur dan suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu.

Cuma ada satu masalah, ibu yang pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi terjadi dan menyiksanya.

Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya. Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, Virginia Satir tersenyum & berkata kepada sang ibu: "Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan." Ibu itu kemudian menutup matanya. "Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?" Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yang murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya.

Virginia Satir melanjutkan, "Itu artinya tidak ada seorang pun di rumah ibu. Tak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka. Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu kasihi".

Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung menghilang, napasnya mengandung isak. Perasaannya terguncang. Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya.

"Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu dan kotoran di sana, artinya suami dan anak-anak ibu ada di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangatkan hati ibu". Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa nyaman dengan visualisasi tersebut.

"Sekarang bukalah mata ibu". Ibu itu membuka matanya, "Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah buat ibu?"

Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya. "Aku tahu maksud anda" ujar sang ibu, "Jika kita melihat dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif".

Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu di sana, ia tahu, keluarga yang dikasihinya ada di rumah.

Kisah di atas adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah seorang psikolog terkenal yang mengilhami Richard Binder & John Adler untuk menciptakan NLP (Neurolinguistic Programming). Teknik yang dipakainya di atas disebut Reframing, yaitu bagaimana kita 'membingkai ulang' sudut pandang kita, sehingga sesuatu yg tadinya negatif dapat menjadi positif, salah satu caranya dengan mengubah sudut pandangnya.

Terlampir beberapa contoh pengubahan sudut pandang :
-Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku bukan dengan orang lain.
-Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton TV, karena itu artinya Ia berada di rumah dan bukan di bar, kafe, atau di tempat mesum.
-Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena itu artinya mereka di rumah dan tidak jadi anak jalanan.
-Untuk Tagihan Pajak yang cukup besar, karena itu artinya saya bekerja dan digaji tinggi.
-Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi banyak teman.
-Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya cukup makan.
-Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu artinya saya masih mampu bekerja keras.
-Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah, karena itu artinya masih ada kebebasan berpendapat.
-Untuk bunyi alarm keras jam 5 pagi yg membangunkan saya, karena itu artinya saya masih bisa terbangun, masih hidup.
-Untuk setiap permasalahan hidup yang saya hadapi, karena itu artinya Tuhan sedang membentuk dan menempa saya untuk menjadi lebih baik lagi.

Bahan Alami Efektif Hilangkan Bekas Luka

Bekas luka mulai dari terpotong pisau dapur saat memasak, cidera, hingga bekas jerawat seringkali tidak bisa hilang. Namun sebenarnya, bekas luka ini merupakan bukti bagaimana tubuh memperbaiki diri dari cidera.
Meskipun bekas luka tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi tentunya sangat mengganggu penampilan kulit. Bagaimana cara mencegah dan menghilangkan bekas luka di kulit? Berikut beberapa cara alami yang bisa Anda coba di rumah.

1. Lidah buaya.
Oleskan daging lidah buaya ke area luka yang masih baru terluka. Cara ini efektif mencegah pembentukan luka permanen.

2. Pasta kayu cendana

Buatlah pasta campuran dari kayu cendana dengan air mawar. Oleskan pasta tersebut ke area bekas luka di malam hari dan bersihkan di pagi harinya. Metode ini dinyatakan sebagai salah satu cara terbaik menghilangkan bekas luka.

3. Jus lemon

Jus lemon merupakan pemutih alami dan bisa membantu menyamarkan bekas luka dan belang-belang di kulit.

4. Rebusan kelabat

Didihkan satu sendok teh biji kelabat di dalam 1 liter air selama beberapa menit. Selanjutnya, oleskan air rebusan ke wajah atau area bekas luka di kulit. Cara ini dinyatakan sangat baik menyamarkan bekas luka dan mencegah pembentukan bekas luka akibat jerawat.

5. Minyak lavender

Oleskan minyak lavender ke area bekas luka dengan menggunakan kapas, 2 kali sehari.

6. Madu

Salah satu cara yang terkenal paling efektif adalah dengan mengoleskan madu beberapa kali sehari. Cara ini akan membuat kulit tampak bercahaya secara alami serta sekaligus mengangkat bekas luka.

7. Jus metimun

Oleskan jus ketimun ke area bekas luka dan biarkan selama 15 menit sebelum membasuh muka dengan air dingin.

8. Larutan campuran

Buatlah larutan dari 1 sendok makan krim susu asam (pilihlah yang bebas lemak untuk muka berminyak), 1 sendok makan yogurt, 1 sendok makan oatmeal yang telah dihaluskan dan beberapa tetes jus lemon. Oleskan larutan ke muka dan biarkan 10 menit sebelum dibersihkan. Cara ini efektif mengangkat bekas-bekas luka di wajah.

9. Minyak kelapa

Cobalah memijat area bekas luka dengan minyak kelapa. Cara ini bisa menyamarkan tetapi tidak bisa menghilangkan sepenuhnya.

10. Pasta kacang polong hitam

Buatlah pasta dari campuran kacang polong hitam dengan kayu cendana. Kemudian oleskan ke area bekas luka dan biarkan sepanjang malam. Keesokan harinya bersihkan dengan air dingin. Cara ini dinyatakan efektif menghilangkan bekas luka.

11. Minyak zaitun

Oleskan minyak zaitun ke area bekas luka. Cara ini juga bisa membantu mengangkat bekas luka.

12. Teh hijau

Basahi kapas dengan teh hijau kemudian oleskan ke bekas luka. Cara sederhana ini efektif menghilangkan bekas luka. 

13. Daun mint
Ambillah beberapa lembar daun mint kemudian haluskan. Selanjutnya ambillah sari dari daun mint yang telah dihaluskan dengan menggunakan kain. Oleskan ke wajah atau area lain yang ada bekas luka. Cara ini bisa membantu menghilangkan bekas luka jika dilakukan dengan rutin.

Apa itu kolesterol?



Kata Kolesterol sudah sering kita dengar sehari-hari. Kata kolesterol sangat melekat dengan hal-hal seputar makanan yang lezat, berat badan yang berlebihan, usia, dan lain sebagainya. Kolesterol cenderung dikenal sebagai sesuatu yang negatif dan harus kita hindari.
Apa kolesterol sebenarnya?
Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks, yang 80% dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20% sisanya dari luar tubuh (zat makanan) untuk bermacam-macam fungsi di dalam tubuh, antara lain membentuk dinding sel.
Kolesterol yang berada dalam zat makanan yang kita makan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Tetapi, sejauh pemasukan ini seimbang dengan kebutuhan, tubuh kita akan tetap sehat.
Kolesterol tidak larut dalam cairan darah, untuk itu agar dapat dikirim ke seluruh tubuh perlu dikemas bersama protein menjadi partikel yang disebut Lipoprotein, yang dapat dianggap sebagai 'pembawa' (carrier) kolesterol dalam darah.
Apakah kolesterol berbahaya?
Kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein) Jenis kolesterol ini berbahaya sehingga sering disebut juga sebagai kolesterol jahat. Kolesterol LDL mengangkut kolesterol paling banyak di dalam darah. Tingginya kadar LDL menyebabkan pengendapan kolesterol dalam arteri. Kolesterol LDL merupakan faktor risiko utama penyakit jantung koroner sekaligus target utama dalam pengobatan.

Kolesterol HDL (High Density Lipoprotein)
Kolesterol ini tidak berbahaya. Kolesterol HDL mengangkut kolesterol lebih sedikit dari LDL dan sering disebut kolesterol baik karena dapat membuang kelebihan kolesterol jahat di pembuluh darah arteri kembali ke hati, untuk diproses dan dibuang. HDL mencegah kolesterol mengendap di arteri dan melindungi pembuluh darah dari proses Aterosklerosis (terbentuknya plak pada dinding pembuluh darah).
Trigliserida
Selain LDL dan HDL, yang penting untuk diketahui juga adalah Trigliserida, yaitu satu jenis lemak yang terdapat dalam darah dan berbagai organ dalam tubuh. Meningkatnya kadar trigliserida dalam darah juga dapat meningkatkan kadar kolesterol. Sejumlah faktor dapat mempengaruhi kadar trigliserida dalam darah seperti kegemukan, konsumsi alkohol, gula, dan makanan berlemak.
Tingginya kadar trigliserida (TG) dapat dikontrol dengan diet rendah karbohidrat.
img
Mengapa Harus Dikontrol?
Mengapa kadar kolesterol harus dikontrol? Karena jika kadar kolesterol di dalam darah (terutama LDL) melebihi nilai normal, maka risiko terkena penyakit jantung koroner dan stroke akan lebih besar.
Kolesterol LDL yang berlebihan dapat mengendap pada dinding pembuluh darah yang akan mengakibatkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah, atau disebut dengan aterosklerosis (terbentuknya plak pada dinding pembuluh darah).
Bila penyempitan dan pengerasan ini cukup berat, maka suplai darah ke otot jantung tidak cukup jumlahnya, dan timbullah rasa sakit atau nyeri dada yang disebut sebagai angina dan bila berlanjut akan menyebabkan kematian jaringan otot jantung yang disebut Infark miokard.
Jika ini menyebar luas, maka akan menyebabkan kondisi yang disebut gagal jantung (heart failure).
Jika sumbatan ini menyerang pembuluh darah otak, maka akan terjadi stroke. Di sinilah kolesterol (khususnya LDL) berperan negatif terhadap kesehatan dan harus selalu dikontrol.
Kolesterol & Penyakit
Penyakit Jantung Koroner
Siapapun dapat memiliki kadar kolesterol tinggi, orang tua maupun muda, gemuk maupun kurus, dan seterusnya.

Penderita kadar kolesterol tinggi (khususnya LDL) adalah sasaran utama untuk menderita penyakit kardioserebrovaskular, termasuk penyakit jantung koroner. Fakta menunjukan 80% pasien penyakit jantung meninggal mendadak karena penyakit jantung koroner, dan bahkan 50% di antaranya tanpa gejala sebelumnya.

Penyakit ini disebabkan oleh kadar kolesterol LDL berlebihan yang membentuk plak aterosklerosis pada pembuluh darah koroner jantung dan mengakibatkan otot jantung tidak menerima aliran darah yang cukup. Kolesterol LDL merupakan faktor risiko utama penyakit jantung koroner. Selain LDL, faktor risiko lain yang harus diukur dan diketahui adalah:
Merokok
HDL rendah (< 40 mg/dl)
Hipertensi (tekanan darah tinggi) >140/90 mmHg atau
sedang dalam pengobatan antihipertensi
Usia Pria > 45 tahun, dan wanita > 65 tahun
Adanya riwayat keluarga langsung/sedarah yang menderita
penyakit jantung/stroke:
Jika Pria :             < 55 tahun
Jika Wanita :        < 65 tahun
Target kolesterol LDL yang ideal tergantung dari jumlah faktor risiko di atas.
Gejala-gejala penyakit jantung koroner adalah:
Rasa tertekan (seperti ditimpa beban, nyeri, terjepit, diperas, terbakar) di dada, dan dapat menjalar ke lengan kiri, leher, dan punggung.
Tercekik atau sesak selama lebih dari 20 menit Keringat dingin, lemah, jantung berdebar, dan pingsan 
Berkurang jika beristirahat, tetapi bertambah berat dengan aktivitas
Mulailah kontrol kolesterol Anda sekarang untuk mendeteksi risiko penyakit jantung secara dini!
strokePenyakit Stroke
Selain dapat menyumbat pembuluh darah ke jantung, plak aterosklerosis juga dapat menyumbat pembuluh darah otak sehingga otak tidak menerima aliran darah, atau yang sering disebut dengan stroke.

Waspadai gejala-gejala serangan stroke:
¤  Gejala yang sifatnya ringan: bicara tiba-tiba jadi pelo
¤  Gejala yang sifatnya berat: kelumpuhan anggota gerak tubuh, wajah menjadi tidak simetris atau
bahkan jika terjadi perdarahan otak dapat menyebabkan KEMATIAN
Waspadai gejala tersebut dan ambil tindakan yang cepat agar tidak menjadi lebih parah.
Mulailah kontrol kolesterol Anda sekarang dan hidup bebas dari stroke!
Diabetes Mellitus (Kencing Manis)
Diabetes Mellitus atau Kencing Manis adalah keadaan di mana kadar gula darah melebihi batas normal. Diabetes yang tidak terkontrol dengan kadar glukosa yang tinggi cenderung meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam tubuh. Kolesterol LDL pada penderita Diabetes lebih ganas karena bentuknya lebih padat dan ukurannya lebih kecil (Small Dense LDL) sehingga sangat mudah masuk dan menempel pada lapisan pembuluh darah yang lebih dalam (Aterogenik).Sehingga pada penderita Diabetes Mellitus kematian utama disebabkan oleh penyakit kardioserebrovaskular. Pasien Diabetes Mellitus sangat penting untuk menekan kolesterol khususnya LDL hingga <100mg/dL. Hal ini disebabkan karena Diabetes Mellitus adalah kondisi yang dianggap sama dengan orang yang terkena penyakit jantung koroner.
Bahkan pada pasien Diabetes Mellitus yang sudah terkena penyakit jantung koroner, target LDL-nya lebih rendah lagi yakni < 70 mg/dL. Kadar gula darah yang tinggi dan berlangsung lama akan memicu terjadinya aterosklerosis pada arteri koroner dan menyebabkan penyakit jantung koroner. Bahkan pasien dengan diabetes cenderung mengalami gangguan jantung pada usia yang masih muda. Bila Anda menderita penyakit Diabetes, mulailah kontrol kolesterol Anda sekarang! Info lebih lanjut klik di sini.
Disfungsi Ereksi (Gangguan Ereksi)
Salah satu penyakit yang paling menakutkan bagi para lelaki dewasa adalah ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi penis yang memadai untuk melakukan hubungan seksual yang memuaskan, atau yang disebut disfungsi ereksi. Lalu, apa hubungannya dengan kolesterol? Pembentukan plak aterosklerosis akibat kolesterol tinggi dapat terjadi pada pembuluh darah  penis (penyumbatan pada arteri dorsalis penis) sehingga menyebabkan penis tidak mendapatkan aliran darah yang cukup untuk ereksi. Kontrol Kolesterol Anda dan pertahankan hubungan seksual yang memuaskan. Info lebih lanjut mengenai disfungsi ereksi klik di sini.
MITOS DAN FAKTA
Mitos
Pada orang berkadar kolesterol tinggi jika berolahraga, diet dan dalam keadaan fit, berarti kolesterol pasti baik
Fakta
Selain olahraga dan diet ada hal lain yang mempengaruhi kadar kolesterol, seperti berat badan, merokok, riwayat keluarga, umur, dan jenis kelamin. Agar kadar kolesterol tetap terkontrol dibutuhkan pola hidup sehat (diet dan olahraga), serta kepatuhan minum obat, dll.
MitosKadar kolesterol yang tinggi dan penyakit kardioserebrovaskular hanya masalah pria.
Fakta
TIDAK BENAR. Walaupun di masa sebelum menopause wanita memproduksi estrogen yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung, namun perlu dilihat juga faktor lain seperti hiperkolesterol, hipertensi, diabetes, faktor keturunan, dll. Di seluruh dunia, sekitar 8,5 juta wanita meninggal setiap tahunnya akibat penyakit jantung.
Mitos
Cukup dengan menghindari daging, santan, jeroan, dan keju dalam makanan, maka kadar kolesterol pasti normal.
Fakta
BELUM TENTU. Karena 80% dari kolesterol darah dihasilkan dari dalam tubuh kita sendiri (endogen). Bila metabolisme tubuh sudah memburuk, maka dibutuhkan obat untuk mengendalikan kadar kolesterol secara terus menerus (jangka panjang). Selain itu dibutuhkan pula modifikasi gaya hidup melalui diet dan olahraga.
Mitos
Kadar kolesterol yang tinggi hanya pada orang tua saja yang proses metabolismenya sudah menurun.
Fakta
Kolesterol tinggi tidak hanya diderita oleh orang tua saja, bahkan usia anak-anak atau remaja pun bisa menderita hiperkolesterolemia. Pembentukan kerak/plak pada dinding pembuluh darah pernah dijumpai pada usia anak-anak, dan kejadiannya meningkat seiring dengan pertambahan usia.
Mitos
Kadar kolesterol tinggi tidak berbahaya, karena tidak menimbulkan gejala.

Fakta
Walaupun tidak bergejala, kolesterol tinggi berbahaya karena dapat merubah dinding pembuluh darah dan memicu penyakit jantung koroner. Sekitar 40% kematian mendadak akibat serangan jantung disebabkan karena tingginya kadar kolesterol. Untuk itu kadar kolesterol anda harus dikontrol dengan baik.
Mitos
Orang gemuk memiliki kadar kolesterol lebih tinggi dari orang kurus.

Fakta
BELUM TENTU. Karena kadar kolesterol dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk: apa yang anda makan, seberapa cepat tubuh anda memproduksi dan membuang kolesterol LDL yang jahat, tingkat kesehatan dan kebiasaan makan.
Mitos
Tidak perlu risau jika dokter tidak komentar tentang kadar kolesterol kita.

Fakta
Karena tidak menimbulkan gejala, pemeriksaan kolesterol sering tidak dilakukan. Kesehatan anda adalah tanggung jawab anda sendiri. Pastikan anda secara rutin memeriksa kadar kolesterol anda termasuk kolesterol LDL (jahat), kolesterol HDL (baik), dan trigliserida. Untuk mengontrol kadar kolesterol dalam darah, sebaiknya pemeriksaan di laboratorium dilakukan secara berkala minimal setiap 6 bulan sekali.
Mitos
Tidak perlu konsumsi obat anti kolesterol lagi setelah kadar kolesterol kita normal.

Fakta
BELUM TENTU. Karena 80% kolesterol darah dihasilkan oleh tubuh sendiri. Sehingga jika metabolisme seseorang sudah memburuk, dibutuhkan penggunaan obat jangka panjang (terus menerus) selain modifikasi pola hidup dengan diet dan olah raga.

Mitos
Makan daging kambing akan menyebabkan hiperkolesterol dan tekanan darah tinggi.

Fakta
TIDAK BENAR. Tidak ada bukti bahwa daging kambing mempunyai kandungan lemak (terutama lemak jenuh) yang lebih tinggi dibanding dengan jenis daging merah lainnya.
Kenapa Harus Dikontrol
Kolesterol yang tinggi (hiperkolesterolemia) memang tidak terlihat dan seringkali tidak bergejala,
kecuali dengan melakukan Check Up (periksa darah) secara berkala paling tidak 6 bulan sekali setelah berkonsultasi kesehatan dengan dokter.
Namun demikian kolesterol harus tetap dikontrol dengan memiliki gaya hidup yang sehat seperti:
- Diet rendah lemak
- Berhenti merokok
- Berat badan yang seimbang
- Olah raga teratur
Jika segala upaya yang telah dilakukan tetap tidak mencapai target LDL yang dianjurkan,
maka obat dapat dijadikan sebagai alternatif lain