Showing posts with label religi. Show all posts
Showing posts with label religi. Show all posts

Doa Hari ke 21 Puasa Ramadhan

Doa Hari ke 21 Puasa Ramadhan

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ لِيْ فِيْهِ إِلَى مَرْضَاتِكَ دَلِيْلاً وَ لاَ تَجْعَلْ لِلشَّيْطَانِ فِيْهِ عَلَيَّ سَبِيْلاً وَ اجْعَلِ الْجَنَّةَ لِيْ مَنْزِلاً وَ مَقِيْلاً يَا قَاضِيَ حَوَائِجِ الطَّالِبِيْنَ

Allâhummaj 'al lî fîhi ilâ mardhâtika dalîlan wa lâ taj'al lisysyaithâni fîhi 'alayya sabîlan waj'alil jannata lî manzilan wa maqîlan yâ qâdhiya hawâijal muhtâjîn

Artinya :
Ya Allah, tuntunlah aku di bulan yang mulia ini untuk mendapat keridhaan-Mu, Dan janganlah adakan celah bagi syetan untuk menggodaku. Jadikan surga sebagai tempat tinggal dan bernaungku. Wahai yang memenuhi hajat orang-orang yang meminta.

Aamiin Allahumma Aamiin...

DOA HARI KE 20 PUASA RAMADHAN

Doa hari ke 20 Puasa Ramadhan

ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﻓْﺘَﺢْ ﻟِﻲْ ﻓِﻴْﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏَ ﺍﻟْﺠِﻨَﺎﻥِ ﻭَ ﺃَﻏْﻠِﻖْ ﻋَﻨِّﻲْ ﻓِﻴْﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏَ ﺍﻟﻨِّﻴْﺮَﺍﻥِ ﻭَ ﻭَﻓِّﻘْﻨِﻲْ ﻓِﻴْﻪِ ﻟِﺘِﻼَﻭَﺓِ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥِ ﻳَﺎ ﻣُﻨْﺰِﻝَ ﺍﻟﺴَّﻜِﻴْﻨَﺔِ ﻓِﻲْ ﻗُﻠُﻮْﺏِ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴْﻦَ

Allâhummaftah lî fîhi abwâbal jinâni wa agliq ‘annî fîhi abwâban nîrân wa waffiqnîlitilâwatil qur’âni yâmunzilas sakînata fî qulûbil mu’minîn

Artinya :
”Ya Allah, bukakanlah bagiku di bulan ini pintu-pintu menuju surga dan tutupkan bagiku pintu-pintu neraka. Berikanlah kemampuan padaku untuk menelaah Al qur’an di bulan ini. Wahai yang menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin”.
Amiin

DOA HARI KE 19 PUASA RAMADHAN

Doa Hari ke19 Puasa Ramadhan

ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﻓِّﺮْ ﻓِﻴْﻪِ ﺣَﻈِّﻲْ ﻣِﻦْ ﺑَﺮَﻛَﺎﺗِﻪِ ﻭَ ﺳَﻬِّﻞْ ﺳَﺒِﻴْﻠِﻲْ ﺇِﻟَﻰ ﺧَﻴْﺮَﺍﺗِﻪِ ﻭَ ﻻَ ﺗَﺤْﺮِﻣْﻨِﻲْ ﻗَﺒُﻮْﻝَ ﺣَﺴَﻨَﺎﺗِﻪِ ﻳَﺎ ﻫَﺎﺩِﻳًﺎ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﺤَﻖِّ ﺍﻟْﻤُﺒِﻴْﻦِ

“Allâhumma waffir hadzdzî min barakâtihi wa sahhil sabîlî ilâ khayrâtihi walâ tahrimnî qabûla hasanâtihi yâ hâdiyan ilal haqqil mubîna”

 Artinya :
“Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini lebih bisa menikmati berkat-berkat-Mu dan mudahkanlah jalan-ku untuk mendapat kebaikan-kebaikannya. Jangan Engkauvharamkan aku untuk menerima kebaikan-kebaikannya. Wahai Pemberi Petunjuk kepada jalan yang terang”.
Aamiin 

DOA HARI KE 18 PUASA RAMADHAN

Doa Hari Ke-18 Puasa Ramadhan

اَللَّهُمَّ نَبِّهْنِيْ فِيْهِ لِبَرَكَاتِ أَسْحَارِهِ وَ نَوِّرْ فِيْهِ قَلْبِيْ بِضِيَاءِ أَنْوَارِهِ وَ خُذْ بِكُلِّ أَعْضَائِيْ إِلَى اتِّبَاعِ آثَارِهِ بِنُوْرِكَ يَا مُنَوِّرَ قُلُوْبِ الْعَارِفِيْنَ

“Allâhumma nabbihnî fîhi libarakâti ashârihi wa nawwir fîhi qalbî bidhiyâi anwârihi wa khudz bikulli a’dhâî ilat tibâ’I âtsârihi binûrika yâ munawwiral qulûbi”.

Artinya :
”Ya Allah sadarkanlah aku untuk mengetahui berkat yang ada pada waktu sahur. Terangilah hati-ku dengan cahaya-Mu yang lembut. Jadikanlah seluruh anggota badanku dapat mengikuti cahaya itu. Wahai Penerang hati sanubari”.
Aamiin.


DOA HARI KE 17 PUASA RAMADHAN

Doa Hari ke17 Puasa Ramadhan

اَللَّهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْهِ لِصَالِحِ الأَعْمَالِ وَ اقْضِ لِيْ فِيْهِ الْحَوَائِجَ وَ الآمَالَ يَا مَنْ لاَ يَحْتَاجُ إِلَى التَّفْسِيْرِ وَ السُّؤَالِ يَا عَالِمًا بِمَا فِيْ صُدُوْرِ الْعَالَمِيْنَ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ الطَّاهِرِيْنَ

”Allâhummah dinî fîhi lishâlihil a’mâli waqdhi lî fîhil hawâija wal âmâla yâ man lâ yahtâju ilat tafsîr was suâli yâ ‘âliman bimâ fî shudûril ‘âlamîn shalli ‘alâ muhammadin wa âlihith thâhirîn”.

Artinya :
”Ya Allah anugrahilah aku di bulan ini untuk bisa berperilaku yang baik dan kabulkanlah semua hajat dan keinginanku. Wahai yang tidak memerlukan penjelasan dan pertanyaan. Wahai yang Maha mengetahui apa yang ada di dalam alam ini. Anugrahilah shalawat dan salam bagi Muhammad dan keluarganya yang suci”.
Aamiin


DOA HARI KE 16 PUASA RAMADHAN

Doa Hari Ke-16 Puasa Ramadhan.

َللَّهُمَّ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِمُوَافَقَةِ الْأَبْرَارِ وَ جَنِّبْنِيْ فِيْهِ مُرَافَقَةَ الْأَشْرَارِ وَ آوِنِيْ فِيْهِ بِرَحْمَتِكَ إِلَى (فِيْ ) دَارِ الْقَرَارِ بِإِلَهِيَّتِكَ يَا إِلَهَ الْعَالَمِيْنَ

”Allâhumma waffiqnî fîhi limuwâfaqatil abrâr wa jannibnî fîhi murafaqatal asyrâr wa âwinî fîhi birahmatika ilâ dâril qarâri bîlâhiyyatika yâ ilâhal ‘âlamîn”.

Artinya :

“Ya Allah, anugrahilah kepadaku di bulan ini agar supaya bisa bergaul dengan orang-orang baik, dan jauhkanlah aku dari bergaul dengan orang-orang jahat. Berilah aku perlindungan di bulan ini dengan rahmat-Mu sampai ke alam Akhirat. Demi keesaan-Mu wahai Tuhan semesta Alam.”
Aamiin.


DOA HARI KE 15 PUASA RAMADHAN

Doa Hari ke-15 Puasa Ramadhan

Bismillah

اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ طَاعَةَ الْخَاشِعِيْنَ وَ اشْرَحْ فِيْهِ صَدْرِيْ بِإِنَابَةِ الْمُخْبِتِيْنَ بِأَمَانِكَ يَا أَمَانَ الْخَائِفِيْنَ

Allâhummar zuqnî fîhi thâ’atal khâsyi’în wasyrah fîhi shadrî bi inâbatil mukhbitîn biamânika yâ amânal khâifîn

Artinya :
Ya Allah, Mohon anugrahkan padaku di bulan ini dengan ketaatan orang-orang yang khusyu serta lapangkanlah dadaku dan dengan taubat orang-orang yang rendah diri. Dengan kekuatan-Mu. Wahai tempat berlindung bagi orang-orang yang ketakutan
Aamiin.

DOA HARI KE 14 PUASA RAMADHAN

Doa hari ke14 Puasa Ramadhan

اَللَّهُمَّ لاَ تُؤَاخِذْنِيْ فِيْهِ بِالْعَثَرَاتِ وَ أَقِلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْخَطَايَا وَ الْهَفَوَاتِ وَ لاَ تَجْعَلْنِيْ فِيْهِ غَرَضًا لِلْبَلايَا وَ الآفَاتِ بِعِزَّتِكَ يَا عِزَّ الْمُسْلِمِيْنَ

”Allâhumma lâ tuâkhidznî fîhi bil ‘atsarâti wa aqilnî fîhi minal khathâyâ wal hafawâti wa lâ taj’alnî fîhi gharadhan lilbalâyâ wal âfât bi’izzatika yâ ‘izzal muslimîn”.

Artinya, ”Ya Allah! Mohon Janganlah ENGKAU tuntut dari kami di bulan ini semua kesalahan yang aku lakukan. Hapuskan seluruh kesalahan dan kebodohanku. Hindarkan aku dari bencana dan malapetaka. Demi kemuliaan-MU, Wahai sandaran Kemulian kaum Muslimin”.
Aamiin

DOA HARI KE 13 PUASA RAMADHAN

Doa Hari ke-13 Puasa Ramadhan

اَللَّهُمَّ طَهِّرْنِيْ فِيْهِ مِنَ الدَّنَسِ وَ الْأَقْذَارِ وَ صَبِّرْنِيْ فِيْهِ عَلَى كَائِنَاتِ الْأَقْدَارِ وَ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِلتُّقَى وَ صُحْبَةِ الأَبْرَارِ بِعَوْنِكَ يَا قُرَّةَ عَيْنِ الْمَسَاكِيْنِ

Allâhumma thahhirnî fîhi minaddanasi wal aqdzâr wa sabbirnî fîhi 'ala kâinâtil aqdâri wawaffiqnî fîhi littuqâ wa suhbatil abrâr bi'aunika yâ qurrata 'ainil masâkîn

Artinya :
Ya Allah! Mohon sucikanlah diri kami di bulan ini dari segala nista dan perbuatan keji. Berilah aku kesabaran atas apa yang telah Engkau tetapkan. Anugerahkan kepada kami ketakwaan dan persahabatan dengan orang-orang yang baik dengan pertolongan-MU, Wahai cahaya hati orang-orang yang miskin

DOA HARI KE 12 PUASA RAMADHAN

Doa Hari ke 12 Puasa Ramadhan

Bismillah

اَللَّهُمَّ زَيِّنِّيْ فِيْهِ بِالسِّتْرِ وَ الْعَفَافِ وَ اسْتُرْنِيْ فِيْهِ بِلِبَاسِ الْقُنُوْعِ وَ الْكَفَافِ وَ احْمِلْنِيْ فِيْهِ عَلَى الْعَدْلِ وَالإِنْصَافِ وَ آمِنِّيْ فِيْهِ مِنْ كُلِّ مَا أَخَافُ بِعِصْمَتِكَ يَا عِصْمَةَ الْخَائِفِيْنَ

Allâhumma zayyinî fîhi bissitri wal 'afâf wasturnî fîhi bilibâsil qunû'i wal kafâf wahmilnî fîhi 'alal 'adli wal inshâf wa Wa âminnî fîhi min kulli mâ akhâfu bi'ismatika ya 'ismatal khâifîn

Artinya :
Ya Allah, mohon hiasilah aku di bulan ini dengan penutup aib dan kesucian. Tutupilah diriku dengan pakaian kecukupan dan kerelaan diri. Tuntunlah aku untuk senantiasa bersikap adil dan taat. Selamatkanlah aku dari segala sesuatu yang aku takuti. Dengan Perlindungan-MU, Wahai tempat bernaung bagi mereka yang ketakutan.

DOA HARI KE 11 PUASA RAMADHAN

Doa Hari ke-11 Puasa Ramadhan

اَللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيَّ فِيْهِ الْإِحْسَانَ وَ كَرِّهْ إِلَيَّ فِيْهِ الْفُسُوْقَ وَ الْعِصْيَانَ وَ حَرِّمْ عَلَيَّ فِيْهِ السَّخَطَ وَ النِّيْرَانَ بِعَوْنِكَ يَا غِيَاثَ الْمُسْتَغِيْثِيْنَ

Allâhumma habbib ilayya fîhil ihsan wa karrih fîhil fusûq wal 'isyân wa harrim 'alayya fîhis sakhatha wannîrân bi'aunika yâ ghiyâtsal mustaghîtsîn

Artinya :
Ya Allah! Mohon tanamkanlah ke dalam diriku kecintaan kepada perbuatan baik, dan tanamkanlah ke dalam diriku kebencian terhadap kemaksiatan dan kefasikan. Mohon jauhkanlah dariku kemurkaan-MU dan api neraka dengan pertolongan-MU, Wahai Penolong orang-orang yang meminta pertolongan".

Aamiin.

Logika Terbalik

Kerja keras belum tentu produktip, lihat tukang becak , sungguh ia sudah kerja keras mengayuh becaknya hingga ngos-ngosan keringatan, tetapi hasilnya ternyata tidak memadai. Kerja cerdas lebih produktip, tidak terlalu keringatan tetapi hasilnya bisa jauh lebih banyak. Tetapi banyak juga orang yang sudah kerja cerdas, sudah menghasilkan begitu banyak, segala yang dibutuhkan sudah tersedia, ternyata hidupnya tidak tenang, gelisah dan ujung-ujungnya lari ke narkoba atau mendekam di penjara. Nah ada jenis kerja lain,yaitu kerja ikhlas. Dapat banyak alhamdulillah, dapat sedikit alhamdulillah, belum dapat, sabar dan berusaha lagi. Seberapapun yang diperoleh dari kerja keras, cerdas dan ikhlasnya, ia bisa menerimanya dengan senang hati, karena ia menyadari bahwa wilayah manusia itu hanya berikhtiar, hanya berusaha, sedangkan hasil, disitu ada tangan Tuhan. Ada orang sudah dapat banyak masih kurang dan hatinya gelisah, makan tak enak tidur tak nyenyak, dimusuhi orang banyak. . Yang lain dapatnya sedikit tetapi ia merasa cukup bahkan masih bisa memberi. Dengan tenang ia menikmati hasil jerih payahnya, damai, harmoni dengan lingkungan dan bahkan dihormati orang lain. Matematika Bumi vs Matematika Langit. Menurut hitungan matematis,orang yang punya uang sepuluh juta rupiah kemudian diambil lima juta untuk membantu biaya sekolah anak-anak yatim maka uangnya yang tersisa hanya tinggal lima juta rupiah Jika orang itu kemudian mempunyai pola perilaku tetap yaitu selalu memberikan separoh hasil usahanya untuk membantu orang lain yang kesulitan,maka menurut hitungan matematis ia pasti lambat kayanya dibanding jika ia tidak suka memberi. Jika ia menjadi kaya 10 tahun kemudian,maka logikanya jika tidak suka memberi, ia sudah bisa menjadi orang kaya lima tahun lebih cepat. Tetapi realitas kehidupan sering berbicara lain. Orang yang suka memberi justeru lebih cepat kaya sementara orang yang kikir usahanya sering tersendat-sendat. Sama halnya orang dagang yang selalu mengambil keuntungan dengan margin tertinggi justeru kalah bersaing dengan pedagang yang mengambil keuntungan dengan margin rendah. Kenapa ? karena hidup itu bukan hanya matematis, ada matematika bumi dan ada matematika langit. Orang yang kekeuh dengan hitungan matematis dalam interaksi social tanpa disadari ia justeru kehilangan peluang non teknis yang nilainya tak terukur secara matematis, yaitu berkah. Berkah adalah terdayagunanya nikmat secara optimal. Dari uang lima juta rupiah misalnya semua terinvestasi tanpa ada sedikitpun kebocoran,sehingga pertumbuhannya konstan. Sedangkan penghasilan yang tidak berkah dapatnya sepertinya banyak,tetapi yang terdayaguna hanya sedikit karena sebagian besar justeru bocor kewilayah-wilayah yang tak diperlukan. Matematika langit mengajarkan bahwa harta itu anugerah Tuhan. Tuhan menyuruh manusia untuk bekerja keras dan Tuhan akan memberi menurut kehendak Nya sesuai dengan rumus-rumus matematika langit. Zakat misalnya arti bahasanya adalah suci dan tumbuh,artinya orang yang disiplin membayar zakat hartanya menjadi suci (dari sorotan orang miskin) dan hatinya pun menjadi suci (dari keserakahan matematis). Filosofi zakat ialah bahwa di dalam harta si kaya ada hak orang lain (miskin), yang meminta atau yang malu meminta. Jika zakat tak dibayarkan,maka maknanya si kaya memakan hak orang miskin. Zakat diartikan tumbuh artinya harta yang dizakati akan berkembang volume dan maknanya secara sehat. Logiskah ini ? Tuhan mengajarkan melalui pohon. Pohon yang secara regular digunting ranting dan daunnya ia akan tumbuh berkembang secara indah dan berpola, karena dari ranting yang digunting akan tumbuh daun baru yang segar. Jika pohon itu tak pernah dipotong maka pohon itu terus berkembang tetapi tidak indah, tidak berpola dan bahkan bisa menjadi pohon besar yang angker. Orang kaya yang pemurah biasanya akrab dengan lingkungan, dicintai dan dihormati orang sekeliling. Orang kaya yang kikir seperti pohon yang angker, orang takut mendekat kecuali yang agak bau-bau pedukunan dan setan. Kearifan Universal dan Kearifan Lokal Matematika langit banyak sekali mengajarkan logika terbalik. Dari nilai-nilai kearifan local (Jawa) misalnya ada ungkapan; wani ngalah luhur wekasane, orang yang berani mengalah akan terhormat di belakang hari. Kalau menurut matematika bumi, mengalah sama saja dengan kalah, berarti lemah . Tetapi menurut matematika langit,mengalah adalah kekuatan,karena hanya orang kuat yang bisa mengalah. Mengalah berbeda dengan kalah, orang yang bisa mengalah biasanya menang dibelakang, orang yang menang-menangan biasanya akhirnya malah kalah. Nah nilai-nilai kearifan universal banyak sekali dijumpai, di ayat kitab suci, hadis maupun maqalah atau kata-kata mutiara. Berikut ini contohnya; Barang siapa (pemimpin) yang rendah hati, ia akan diangkat martabatnya oleh Tuhan, dan barang siapa (pemimpin) sombong, ia akan dijatuhkan Tuhan (man tawadlo`a rofa`ahulloh, waman takabbaro wadlo`ahullah/hadis nabi) Cintailah kekasihmu sederhana saja, siapa tahu di belakang hari ia justeru menjadi orang yang paling kau benci, dan bencilah musuhmu sederhana saja, siapa tahu di belakang hari ia justeru menjadi orang yang paling kau cintai (al Gazali) Apa-apa yang kau sukai mungkin berdampak buruk bagimu,dan apa-apa yang kau benci mungkin justeru berdampak positip bagimu (al Qur'an) Wassalam,

Makna INNA LILLAAHI WA INNA ILAIHI ROOJI'UN

MAKNA INNA LILLAAHI WA INNA ILAIHI ROOJI'UN

Tadi, Qori membacakan ayat al-Qur'an surat al-Baqarah ayat ke-155, yang sering kita lupakan atau sedikit keliru menafsirkannya. "Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikan berita gembira kepada orang-orang yang sabar". Dari ayat ini bisa kita fahami bahwa kita akan diuji oleh Allah dengan banyak sekali ujian (bentuknya) tapi ayat ini memberikan ciri-ciri khusus : Diberi sedikit rasa takut; takut mati duluan, takut tidak kebagian tempat duduk di Manaqib, takut tidak bisa menyekolahkan anak, takut tidak punya uang dan sebagainya. Itu semua merupakan bagian dari ujian dari Allah. Kelaparan; takut kelaparan, misalnya, lapar jabatan, lapar pangkat dan tidak sedikit orang yang sakit karena diberhentikan dari jabatannya dan itu adalah penyakit hati. Kekurangan harta takut hartanya berkurang karena disodaqohkan, dipakai biaya sekolah anak-anak, dan kita merasakan itu semua.

Ketika krisis moneter, ini merupakan ujian bagi bangsa Indonesia kita semua merasakan dampaknya. Sebagai contoh 1 dollar = Rp. 2000 kemudian naik menjadi Rp. 16000 per dolar. Yang tadinya mendapat gaji 1000 dolar per bulan sekarang hanya 200 dollar, yang punya pekerjaan kemudian diphk, pertanian rusak, kolam perikanan kita kebanjiran, kekurangan jiwa. Kemarian saya berada di perbatasan Indonesa Malaysia yaitu Kalimantan Barat. Orang-orang Madura sudah pergi dari sana karena dipenggal kepalanya diminum darahnya dibelah dadanya dimakan hatinya dimakan mentah-mentah...seremmm....
Kehilangan anggota keluarga bahkan kehilangan rasa hormat dan kehormatan keluarga. Semua itu ujian tapi,.... akan lolos, lulus yaitu orang-orang yang sabar.

Siapa orang yang sabar? Ayat selanjutnya menjelaskan : "(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan "Innalillahi wa inna ilaihi rooji'uun". Jadi kalau kita mendapatkan ujian panen gagal, usaha gagal, anggota keluarga ada yang meninggal atau kehormatan kita berkurang karena manusia menghormati karena hartanya maka katakanlah "Innalillahi wa inna ilaihi rooji'uun". Sesungguhnya kita tidak punya apa-apa. Kita mengaku mempunyai harta, keberanian, buah-buahan dan sebagainya serahkan semuanya kepada Allah bukan hanya ada yang mengingal dunia saja.

Bagaimana supaya kita sabar? Apakah cukup dengan mengucapkan inna lillahi saja, tentu tidak.
Manusia terdiri dari 2 unsur sejak zaman filosof Yunani kuno mengatakan :
1. unsur yang tetap (rohani)
2. unsur yang berubah (jasmani).
Kita merasakan perubahan tersebut. Kulit, mata, gigi, kaki berubah. Dua unsur ini harus tetap diberi makan supaya tetap sehat. Jasmani diberi makanan, minuman yang halal yang baik begitupun rohaninya supaya tetap sehat kalau sehat pasti sabar. Islam mengajarkan sehat lahir batin sehat jasmani dan rohani. Kita sering mengucapkan sehat (jasmani) wal afiat (rohani). Makanya kita harus dekat dengan yang punya sehat. Karena "Innalillahi wa inna ilaihi rooji'uun" semuanya milik Allah. satu hari beberapa tahun yang lalu saya mengadu kepada Abah, "Abah, saya ini sering sakit sudah ke dokter beberapa kali tapi belum sehat juga". Kemudian Abah menjawab. "Jangan tanya ke dokter terus, tanya sama yang menciptakan dokter itu". Tanya kepada yang menciptakan penyakit tanyan kepada yang menciptakan obat, itulah Allah Swt. "Kun ma'allah faiilam takun ma'allah fakun ma'a man ma'allah. Fainnahu yuushilka ilallah. Adakanlah! (jadikanlah)! dirimu itu beserta Allah, jika engkau (belum bisa) menjadikandirimu beserta Allah, maka adakanlah (jadikanlah) beserta orang-orang yang beserta Allah, maka sesungguhnya, (orang itu) yang menghubungkan engkau kepada Allah. (yaitu ruhaninya).

Kita diberikan resep supaya sehat jasmani dan rohani yaitu dzikir Jahar dan dzikir Khofi. Tapi kita masih terserang penyakit karena banyak lupanya. Jahar untuk memperkuat jasmani dan Khofi rohaninya makanya ada guyonan berbahasa Sunda dikalangan pengamal TQN -yang intinya dzikir Jahar dan Khofi- kudu gede dahar osok ngopi jadi sehat (Harus banyak makan dan minumkopi jadi sehat). Jadi kalau sufi meningalkan dunia hanya untuk akhirat saja, salah karena harus seimbang. Kita harus berpakaian yang rapi, kendaraan yang bagus. makanan yang enak, rumah yang megah, mesjid yang luar biasa, tetapi hati kita hanya kepada Allah jangan kepada itu semua. Suatu hari , saya shalat tahajud, dan nikmat sekali hingga keluar air mata. Terus saya bangun lagi dengan maksud ingin merasakan hal seperti itu lagi tapi ternyata tidak bisa. Terus menerus saya lakukan itu tapi tidak mendapatkannya kembali. Kemudia saya lapor kepada Abah, dan menceritakan keinginan saya itu. Jawab Beliau, "Salah niatnya, harusnya Lillahi ta'ala bukan nikmatnya.
Nikmat itu punya Allah. Jadi datang ke suryalaya ingin nikmat makan, bisa bertemu dengan temen, boleh-boleh saja. Tapi itu bukan tujuan yang sesungguhnya.
Tujuan yang sebenarnya adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah itulah intinya dan cara pendekatannya itu dengan Jahar dan Khofi.

Bangsa kita terlepas dari rasa takut, lapar dan sebagainya. Coba lihat surat Quraisy. Orang Qurais itu semangat kerjanya begitu tinggi. Baik musim panas atau dingin mereka tetap melakukan perdagangan. Ayat selanjutnya menjelaskan "Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik Rumah ini (Ka'bah). Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan rasa lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan". Mungkin bangsa kita ini selama beberapa puluh tahun ini mobilitas ekoniminya tinggi, tapi lupa kepada Allah yang menghilangkan lapar, memberikan rasa aman -bukan polisi, TNI apalagi hansip- semuanya itu adalah Allah, bukan penguasa yang sombong karena mampu memberikan makan kepada rakyatnya. Makanya kemudian diuji oleh Allah.

Bacaan sholat juga dibagi dua yaitu sholat Jahar (malam hari bacaannya terdengar) dan sholat khofi (siang hari bacaannya tidak terdengar). Menurut para ahli kesehatan, bacaan shalat Subuh itu merupakan "Tes Voice". Kalau bacaannya dengan suara yang masih lancar (misalkan Fatihah) berarti masih sehat jasmaninya karena dalam keadaan sakit mungkin batuk atau flu kita tidak bisa melakukannya. Dan juga sehat ruhaninya karena mau bangun di waktu fajar untuk shalat subuh. Assholatu khoirun minannaum kita malah masih tidur itu tandanya tidak ingat kepada Allah dan itu adalah pekerjaan setan. Semoga kita dapat lulus dari ujian. Amin ya Robbal 'Alamin.

Lelaki Yang Gelisah

"LELAKI YANG GELISAH"

Dear All,
Rasanya ini baik untuk direnungkan setiap kita yang merasa
"berkecukupan" dan selalu "dimanja" oleh Tuhan.

----------------------------------------------------------------



Dari pinggir kaca nako, di antara celah kain gorden, saya melihat
lelaki itu mondar-mandir di depan rumah.
Matanya berkali-kali melihat ke rumah saya.Tangannya yang dimasukkan
ke saku celana, sesekali mengelap
keringat di keningnya.

Dada saya berdebar menyaksikannya. Apa maksud remaja yang bisa jadi
umurnya tak jauh dengan anak sulung saya
yang baru kelas 2 SMU itu? Melihat tingkah lakunya yang gelisah,
tidakkah dia punya maksud buruk dengan keluarga saya?
Mau merampok? Bukankah sekarang ini orang merampok tidak lagi
mengenal waktu?
Siang hari saat orang-orang lalu-lalang pun penodong bisa beraksi,
seperti yang banyak diberitakan koran.
Atau dia punya masalah dengan Yudi, anak saya?

Kenakalan remaja saat ini tidak lagi enteng. Tawuran telah
menjadikan puluhan remaja meninggal.
Saya berdoa semoga lamunan itu salah semua. Tapi mengingat peristiwa
buruk itu bisa saja terjadi, saya mengunci seluruh
pintu dan jendela rumah. Di rumah ini, pukul sepuluh pagi seperti
ini, saya hanya seorang diri. Kang Yayan, suami saya,
ke kantor. Yudi sekolah, Yuni yang sekolah sore pergi les Inggris,
dan Bi Nia sudah seminggu tidak masuk.

Jadi kalau lelaki yang selalu memperhatikan rumah saya itu menodong,
saya bisa apa?
Pintu pagar rumah memang terbuka. Siapa saja bisa masuk.

Tapi mengapa anak muda itu tidak juga masuk? Tidakkah dia menunggu
sampai tidak ada orang yang memergoki?
Saya sedikit lega saat anak muda itu berdiri di samping tiang
telepon. Saya punya pikiran lain.
Mungkin dia sedang menunggu seseorang, pacarnya, temannya, adiknya,
atau siapa saja yang janjian
untuk bertemu di tiang telepon itu. Saya memang tidak mesti berburuk
sangka seperti tadi. Tapi di zaman ini,
dengan peristiwa-peristiwa buruk, tenggang rasa yang semakin
menghilang,
tidakkah rasa curiga lebih baik daripada lengah?

Saya masih tidak beranjak dari persembunyian, di antara kain gorden,
di samping kaca nako.
Saya masih was-was karena anak muda itu sesekali masih melihat ke
rumah. Apa maksudnya?
Ah, bukankah banyak pertanyaan di dunia ini yang tidak ada
jawabannya.

Terlintas di pikiran saya untuk menelepon tetangga. Tapi saya takut
jadi ramai.
Bisa-bisa penduduk se-kompleks mendatangi anak muda itu.
Iya kalau anak itu ditanya-tanya secara baik, coba kalau belum
apa-apa ada yang memukul.

Tiba-tiba anak muda itu membalikkan badan dan masuk ke halaman
rumah.
Debaran jantung saya mengencang kembali. Saya memang mengidap
penyakit jantung.
Tekad saya untuk menelepon tetangga sudah bulat, tapi kaki saya
tidak bisa melangkah.
Apalagi begitu anak muda itu mendekat, saya ingat, saya pernah
melihatnya dan punya pengalaman buruk dengannya.
Tapi anak muda itu tidak lama di teras rumah. Dia hanya memasukkan
sesuatu ke celah di atas
pintu dan bergegas pergi. Saya masih belum bisa mengambil benda itu
karena kaki saya masih lemas.

* * *
Saya pernah melihat anak muda yang gelisah itu di jembatan
penyeberangan, entah seminggu atau dua minggu yang lalu.
Saya pulang membeli bumbu kue waktu itu, Tiba-tiba di atas jembatan
penyeberangan, saya ada yang menabrak, saya hampir jatuh.
Si penabrak yang tidak lain adalah anak muda yang gelisah dan
mondar-mandir di depan rumah itu, meminta maaf
dan bergegas mendahului saya. Saya jengkel, apalagi begitu sampai di
rumah saya tahu dompet yang disimpan di kantong plastik,
disatukan dengan bumbu kue, telah raib.

Dan hari ini, lelaki yang gelisah dan si penabrak yang mencopet itu,
mengembalikan dompet saya lewat celah di atas pintu.
Setelah saya periksa, uang tiga ratus ribu lebih, cincin emas yang
selalu saya simpan di dompet bila bepergian,
dan surat-surat penting, tidak ada yang berkurang.

Lama saya melihat dompet itu dan melamun. Seperti dalam dongeng.
Seorang anak muda yang gelisah, yang siapa pun saya pikir akan
mencurigainya, dalam situasi perekonomian yang morat-marit seperti
ini, mengembalikan uang yang telah digenggamnya.
Bukankah itu ajaib, seperti dalam dongeng. Atau hidup ini memang tak
lebih dari sebuah dongengan?

Bersama dompet yang dimasukkan ke kantong plastik hitam itu saya
menemukan surat yang dilipat tidak rapi. Saya baca surat yang
berhari-hari kemudian tidak lepas dari pikiran dan hati saya itu.
Isinya seperti ini:
--------------------------------------
"Ibu yang baik, maafkan saya telah mengambil dompet Ibu. Tadinya
saya mau mengembalikan dompet Ibu saja,
tapi saya tidak punya tempat untuk mengadu, maka saya tulis surat
ini, semoga Ibu mau membacanya. Sudah tiga
bulan saya berhenti sekolah. Bapak saya di-PHK dan tidak mampu
membayar uang SPP yang berbulan-bulan sudah nunggak,
membeli alat-alat sekolah dan memberi ongkos. Karena kemampuan
keluarga yang minim itu saya berpikir tidak
apa-apa saya sekolah sampai kelas 2 STM saja. Tapi yang membuat saya
sakit hati, Bapak kemudian sering mabuk
dan judi buntut yang beredar sembunyi-sembunyi itu.
Adik saya yang tiga orang, semuanya keluar sekolah. Emak berjualan
goreng-gorengan yang dititipkan di warung-warung.
Adik-adik saya membantu mengantarkannya. Saya berjualan koran,
membantu-bantu untuk beli beras.
Saya sadar, kalau keadaan seperti ini, saya harus berjuang lebih
keras.
Saya mau melakukannya. Dari pagi sampai malam saya bekerja. Tidak
saja jualan koran, saya juga membantu nyuci piring
di warung nasi dan kadang (sambil hiburan) saya ngamen. Tapi uang
yang pas-pasan itu (Emak sering
gagal belajar menabung dan saya maklum), masih juga diminta Bapak
untuk memasang judi kupon gelap.
Bilangnya nanti juga diganti kalau angka tebakannya tepat.
Selama ini belum pernah tebakan Bapak tepat. Lagi pula Emak yang
taat beribadah itu tidak akan mau menerima uang dari hasil judi,
saya yakin itu.

Ketika Bapak semakin sering meminta uang kepada Emak, kadang sambil
marah-marah dan memukul, saya tidak kuat untuk diam.
Saya mengusir Bapak.Dan begitu Bapak memukul, saya membalasnya
sampai Bapak terjatuh-jatuh.
Emak memarahi saya sebagai anak laknat. Saya sakit hati. Saya
bingung. Mesti bagaimana saya?

Saat Emak sakit dan Bapak semakin menjadi dengan judi buntutnya,
sakit hati saya semakin menggumpal,
tapi saya tidak tahu sakit hati oleh siapa.Hanya untuk membawa Emak
ke dokter saja saya tidak sanggup.
Bapak yang semakin sering tidur entah di mana, tidak perduli. Hampir
saya memukulnya lagi.

Di jalan, saat saya jualan koran, saya sering merasa punya dendam
yang besar tapi tidak tahu dendam oleh siapa dan karena apa.
Emak tidak bisa ke dokter. Tapi orang lain bisa dengan mobil mewah
melenggang begitu saja di depan saya,
sesekali bertelepon dengan handphone. Dan di seberang stopan itu, di
warung jajan bertingkat,
orang-orang mengeluarkan ratusan ribu untuk sekali makan. Maka tekad
saya, Emak harus ke dokter.
Karena dari jualan koran tidak cukup, saya merencanakan untuk
mencopet. Berhari-hari saya mengikuti bus kota,
tapi saya tidak pernah berani menggerayangi saku orang. Keringat
dingin malah membasahi baju.
Saya gagal jadi pencopet. Dan begitu saya melihat orang-orang
belanja di toko, saya melihat Ibu
memasukkan dompet ke kantong plastik. Maka saya ikuti Ibu. Di atas
jembatan penyeberangan,
saya pura-pura menabrak Ibu dan cepat mengambil dompet. Saya gembira
ketika mendapatkan uang 300 ribu lebih.

Saya segera mendatangi Emak dan mengajaknya ke dokter. Tapi Ibu,
Emak malah menatap saya tajam.
Dia menanyakan, dari mana saya dapat uang. Saya sebenarnya ingin
mengatakan bahwa itu tabungan saya, atau meminjam
dari teman. Tapi saya tidak bisa berbohong. Saya mengatakan
sejujurnya, Emak mengalihkan pandangannya begitu saya selesai
bercerita.
Di pipi keriputnya mengalir butir-butir air. Emak menangis. Ibu,
tidak pernah saya merasakan kebingungan seperti ini. Saya ingin
berteriak.
Sekeras-kerasnya. Sepuas-puasnya. Dengan uang 300 ribu lebih
sebenarnya saya bisa makan-makan, mabuk, hura-hura.
Tidak apa saya jadi pencuri. Tidak perduli dengan Ibu, dengan
orang-orang yang kehilangan.
Karena orang-orang pun tidak perduli kepada saya. Tapi saya tidak
bisa melakukannya. Saya harus mengembalikan dompet Ibu.
Maaf."

--------------------------------------
Surat tanpa tanda tangan itu berulang kali saya baca. Berhari-hari
saya mencari-cari anak muda yang bingung dan gelisah itu. Di setiap
stopan tempat puluhan anak-anak berdagang dan mengamen. Dalam
bus-bus kota.
Di taman-taman. Tapi anak muda itu tidak pernah kelihatan
lagi.Siapapun yang berada di stopan, tidak mengenal anak muda itu
ketika
saya menanyakannya.

Lelah mencari, di bawah pohon rindang, saya membaca dan membaca lagi
surat dari pencopet itu. Surat sederhana itu membuat saya tidak
tenang. Ada sesuatu yang mempengaruhi pikiran dan perasaan saya.
Saya tidak lagi silau dengan segala kemewahan. Ketika Kang Yayan
membawa hadiah-hadiah istimewa sepulang kunjungannya ke luar kota,
saya tidak segembira biasanya.
Saya malah mengusulkan oleh-oleh yang biasa saja.Kang Yayan dan
kedua anak saya mungkin aneh dengan sikap saya
akhir-akhir ini. Tapi mau bagaimana, hati saya tidak bisa lagi
menikmati kemewahan. Tidak ada lagi keinginan saya untuk makan di
tempat-tempat yang harganya ratusan ribu sekali makan, baju-baju
merk terkenal seharga jutaan, dan sebagainya.
Saya menolaknya meski Kang Yayan bilang tidak apa sekali-sekali.
Saat saya ulang tahun, Kang Yayan menawarkan
untuk merayakan di mana saja.
Tapi saya ingin memasak di rumah, membuat makanan, dengan tangan
saya sendiri. Dan siangnya, dengan dibantu Bi Nia,
lebih seratus bungkus nasi saya bikin. Diantar Kang Yayan dan kedua
anak saya, nasi-nasi bungkus dibagikan kepada para pengemis,
para pedagang asongan dan pengamen yang banyak di setiap stopan.

Di stopan terakhir yang kami kunjungi, saya mengajak Kang Yayan dan
kedua anak saya untuk makan bersama.
Diam-diam air mata mengalir dimata saya.Yuni menghampiri saya dan
bilang, "Mama, saya bangga jadi anak Mama.
" Dan saya ingin menjadi Mama bagi ribuan anak-anak lainnya
(Author Unknown)

BONUS :
Mahluk yang paling menakjubkan adalah manusia,karena dia bisa
memilih untuk
menjadi "setan atau malaikat" (John Scheffer)

PERBANYAK SUJUD

PERBANYAK SUJUD

Sujud adalah sebuah amalan yang dilakukan makhluk, -tak hanya manusia-, kepada Tuhan semesta alam yaitu Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sujud mendatangkan ketenangan batin, kestabilan dan ketentraman. Sebab sujud alam kepada Rabb Maha Pencipta adalah sebuah sistem yang menyebabkan semuanya bekerja dengan sempurna. Sehingga tidak ada lagi ketimpangan dan kehampaan. Itulah makna sujud dalam keberadaannya. Allah Swt Sang Maha Pencipta memerintahkan ritual sujud ini tidak hanya kepada manusia. Bahkan Dia Swt menyuruh melakukan hal ini kepada seluruh alam dan setiap makhluk yang Dia ciptakan. Bukan untuk Dia Yang Maha Kaya, akan tetapi manfaat sujud itu akan berpulang kepada setiap diri makhluk-Nya. Sayangnya hanya sedikit di antara kita yang menyadari bahwa sebenarnya alam ini terus bersujud kepada-Nya: “Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari,
bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang melata dan sebagian besar daripada manusia Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. Dan barang siapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.” (QS. 22:18)

Semua alam bersujud kepada Allah Yang Maha Pencipta. Bagi siapa yang tidak mau bersujud, maka ia akan mendapatkan siksa di akhirat dan hidup di dunia penuh dengan kehinaan. Naudzubillah! Karenanya banyak kita temukan di era modern seperti saat ini, manusia yang hampir memiliki segalanya, namun penyakit yang diidapnya beragam macam. Mungkin alam ini merasa tidak ridha, sebab ia telah memberikan
hasil dirinya yang terbaik untuk manusia. Sementara manusia yang hanya tinggal menikmati enggan untuk sujud kepada Tuhan Sang Maha Kuasa. Bila sujud tidak dilakukan, maka ketidak-seimbangan pun diberlakukan. Ia hidup di dunia tidak nyaman, maka di akhirat pun akan sengsara. Maka bersujudlah kita semua kepada Allah Sang Pencipta bersama seluruh jagad alam raya.

"Pada hari betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud; maka mereka tidak kuasa, (dalam keadaan) pandangan mereka tunduk ke bawah, lagi mereka diliputi kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) diseru untuk bersujud, dan mereka dalam keadaan sejahtera.” (QS. 68:42-43) “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, adalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat (Kami), mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Tuhannya, sedang mereka tidak menyombongkan diri.” (QS. 32:15) Bersujud, itulah takdir manusia sebagai makhluk.

Sujud adalah fitrah manusia yang tidak bisa dilanggar. Sebagaimana alam yang stabil dan tentram karena sujud, maka seperti itulah halnya manusia.

Ragam manfaat yang dapat diraih oleh manusia melalui sujudnya kepada Rabb Penguasa alam yang antara lain adalah:

Pertama, Sujud dapat menghantarkan manusia hingga begitu dekat kepada Allah Swt. Sujud pun dapat membuat sebuah doa menjadi ampuh mujarab dan langsung dikabul oleh Allah Swt. Hal ini dinyatakan oleh Sayidina Rasul Saw dalam sebuah haditsnya: Dari Abu Hurairah Ra bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Jarak terdekat seorang hamba kepada Tuhannya adalah saat si hamba sedang bersujud. Maka perbanyaklah doa (saat bersujud)!”. HR. Muslim

Kedua, Sujud dapat membuat manusia masuk surga bersama dengan Rasulullah. Sebagaimana disampaikan dalam dalil berikut:
“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. … Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan
itulah kemenangan yang besar. Mereka itu adalah orang-orang yang bertaubat, yang beribadat, memuji (Allah), yang melawat, yang ruku', yang sujud, yang menyuruh berbuat ma'ruf dan mencegah berbuat munkar dan yang memelihara hukum-hukum Allah. Dan gembirakanlah orang-orang mu'min itu.” (QS. 9:112) Hadits berikut menguatkan pendapat ini: Dari Abu Faras Rabi’ah bin Ka’b Al Aslami, pembantu Rasulullah Saw dan salah seorang ahlus shuffah Ra berkata, “Aku pernah bermalam bersama Rasulullah Saw. Aku menyiapkan air untuk beliau berwudhu dan segala keperluannya.” Rasulullah Saw (melihat khidmat yang ditunjukkan Rabi’ah) bersabda, “Pintalah sesuatu padaku!” Aku menjawab, “Aku ingin menjadi pendampingmu di surga, ya Rasul!” Rasul Saw bertanya lagi, “Adakah permintaan lain yang kau inginkan?” Aku menjawab, “Itu saja , ya Rasul!” Rasul Saw pun bersabda, “Kalau begitu tolong aku sehingga dapat membuat dirimu banyak
bersujud!” HR. Muslim

Ketiga, Sujud Mengangkat Derajat Manusia. Jika ada orang di antara kita suka diremehkan oleh manusia lain, maka ia harus banyak bersujud kepada Allah Swt. Bila ada yang selalu terhina, maka perbanyaklah sujud. Jika merasa hidup berlumur dosa dan kesalahan, sujudlah cara penghapusannya. Rasul Saw bersabda: Dari Abu Abdillah atau Abu Abdirrahman Tsauban budak Rasulullah Saw yang berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, ‘Engkau harus banyak bersujud. Sebab bila engkau bersujud sekali saja kepada Allah Swt, maka dengannya Allah akan mengangkat dirimu satu derajat, dan melenyapkan satu dosa/keburukan yang kau perbuat!” HR. Muslim

Itulah ragam manfaat yang didapatkan manusia yang memperbanyak sujud. Frekuensi dan kuantitas sujud dapat ditingkatkan oleh siapapun dari kita dengan cara memperbaiki shalat-shalat fardhu. Kemudian meningkatkan amaliyah shalat sunnah, dan juga bisa ditambah dengan memperbanyak sujud syukur dan taubat kepada-Nya. Semoga dengan memperbanyak sujud ini, apalagi di bulan Ramadhan, sungguh hati ini akan semakin tunduk dengan segala perintah Allah Swt dan akhirnya semoga kita pun akan meraih keridhaan Allah Swt, Sang Pemilik dan Pencipta kita semua. Amien!

“Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud.” (QS. 15:98)

Menghubungi Alloh SWT

Menghubungi Alloh SWT

Bayangkan bila pada saat kita berdoa kita mendengar
ini:

"Terima kasih, Anda telah menghubungi Rumah Allah ".
Pilihlah salah satu:

* Tekan 1 untuk 'meminta'.
* Tekan 2 untuk 'mengucap syukur'.
* Tekan 3 untuk 'mengeluh'.
* Tekan 4 untuk 'permintaan lainnya'."

Atau, bagaimana jika Malaikat memohon maaf seperti
ini:

"Saat ini semua malaikat sedang membantu pelanggan
lain.
Tetaplah menunggu. Panggilan Anda akan dijawab
berdasarkan urutannya."

Bisakah Anda bayangkan bila pada saat berdoa, Anda
mendapat respons seperti ini:

"Jika Anda mau bicara dengan Malaikat Jibril, tekan 1.

Dengan Malaikat Mikail, tekan 2.
Dengan malaikat lainnya, tekan 3.
Jika Anda ingin mendengar sari tilawah saat Anda
menunggu, tekan 4.
"Untuk jawaban pertanyaan tentang hakekat surga &
neraka, silahkan tunggu sampai Anda tiba disini!!"

Atau bisa juga Anda mendengar ini :

"Komputer kami menunjukkan bahwa Anda telah satu kali
menelpon hari ini, Silakan mencoba kembali esok hari."

"Kantor ini ditutup pada akhir minggu.
Silakan menelpon kembali hari Senin setelah pukul 9
pagi."

Alhamdulillah, Allah SWT mengasihi kita, Anda dapat
menelponNya setiap saat!!!
Anda hanya perlu untuk memanggilnya kapan saja dan Dia
mendengar Anda.
Karena bila memanggil Allah, Anda tidak akan pernah
mendapat nada sibuk.
Allah menerima setiap panggilan dan mengetahui siapa
pemanggilnya secara pribadi.

Ketika Anda memanggil, gunakan nomor utama ini: 24434

2 : shalat Subuh

4 : shalat Dzuhur

4 : shalat Ashar

3 : shalat Maghrib

4 : shalat Isya

Atau untuk lebih lengkapnya dan lebih banyak
kemashlahatannya, gunakanlah nomor ini :
28443483

2 : shalat Subuh

8 : Shalat Dhuha

4 : shalat Dzuhur

4 : shalat Ashar

3 : shalat Maghrib

4 : shalat Isya

8 : Shalat Lail ( Tahajjud )

3 : Shalat Witir

Info selengkapnya ada di Buku Telepon berjudul "Al
Qur'anul Karim & Hadits Rasul"
Langsung kontak, tanpa Operator tanpa Perantara, dan
tanpa biaya.

Nomor 24434 dan 28443483 ini memiliki jumlah saluran
hunting yang tak terbatas dan seluruhnya buka 24 jam
sehari 7 hari seminggu 365 hari setahun !! Berapa
milyarpun manusia di bumi termasuk kita yang pada saat
bersamaan membutuhkan menghubungi-Nya!! ;)

Sebarkan informasi ini kepada orang-orang di
sekeliling kita.Mana tahu mungkin mereka sedang
membutuhkannya.

7 Kalimah ALLAH

Sabda Rasulullah S.A.W : "Barang siapa hafal tujuh
kalimat, ia terpandang mulia
di sisi Allah dan Malaikat serta diampuni dosa-dosanya
walau sebanyak buih lautan"

1. Mengucap Bismillah pada tiap-tiap hendakmelakukan
sesuatu.

2. Mengucap Alhamdulillah pada tiap-tiap selesai
melakukan sesuatu.

3. Mengucap Astaghfirullah jika lidah terselip
perkataan yang tidak patut.

4. Mengucap Insya-Allah jika merencanakan berbuat
sesuatu di hari esok.

5. Mengucap "La haula wala quwwata illa billah" jika
menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini.

6. Mengucap "inna lillahi wa inna ilaihi raji'uun"
jika menghadapi dan menerima musibah.

7. Mengucap "Laa ilaaha illa Allah Muhammad
Rasulullah" sepanjang
siang dan malam sehingga tak terpisah dari lidahnya

Dari tafsir Hanafi, mudah-mudahan ingat, walau
lambat-lambat mudah-mudahan
selalu, walau sambil lalu mudah-mudahan jadi boleh,
karena sudah biasa.

Allah Mengajarkan Cinta


Pernahkah hatimu merasakan kekuatan mencintai
Kamu tersenyum meski hatimu terluka karena yakin ia milikmu,
Kamu menangis kala bahagia bersama karena yakin ia cintamu
Cinta melukis bahagia, sedih, sakit hati, cemburu, berduka
Dan hatimu tetap diwarnai mencintai, itulah dalamnya cinta

Pernahkah cinta memerahkan hati membutakan mata
Kepekatannya menutup mata hatimu memabukkanmu sesaat di nirwana
Dan kau tak bisa beralih dipeluk merdunya nyanyian bahagia semu
Padahal sesungguhnya hanya kehampaan yang mengisi sisi gelap hatimu
Itulah cinta karena manusia yang dibutakan nafsunya

Cinta adalah pesan agung Allah pada umat manusia
DitulisNya ketika mencipta makhluk-makhlukNYA di atas Arsy
Cinta dengan ketulusan hati mengalahkan amarah
Menuju kepatuhan pengabdian kepada Allah dan Rasulnya
Dan saat pena cinta Allah mewarnai melukis hatimu,
satu jam bersama serasa satu menit saja

Ketika engkau memiliki cinta yang diajarkan Allah
Kekasih menjadi lentera hati menerangi jalan menuju Illahi
Membawa ketundukan tulus pengabdian kepada Allah dan RasulNya
Namun saat cinta di hatimu dikendalikan dorongan nafsu manusia
Alirannya memekatkan darahmu membutakan mata hati dari kebenaran

Saat kamu merasakan agungnya cinta yang diajarkan Allah
Kekasih menjadi pembuktian pengabdian cinta tulusmu
Memelukmu dalam ibadah menuju samudra kekal kehidupan tanpa batas
Menjadi media amaliyah dan ketundukan tulus pengabdian kepada Allah
Itulah cinta yang melukis hati mewarnai kebahagiaan hakiki

Agungnya kepatuhan cinta Allah bisa ditemukan dikehidupan alam semesta
Seperti thawafnya gugusan bintang, bulan, bumi dan matahari pada sumbunya
Tak sedetikpun bergeser dari porosnya, keharmonisan berujung pada keabadian
Keharmonisan pada keabadian melalui kekasih yang mencintai
Karena Allah adalah kekasih Zat yang abadi

Cintailah kekasihmu setulusnya maka Allah akan mencintaimu
Karena Allah mengajarkan cinta tulus dan agung
Cinta yang mengalahkan Amarah menebarkan keharmonisan
Seperti ikhlas dan tulusnya cinta Rasul mengabdi pada Illahi
Itulah cinta tertinggi menuju kebahagiaan hakiki

Surat Untuk Tuhan

Surat Untuk Tuhan

Rabbanaa..
yang terkasih
aku jemu dengan waktu yang berlalu yang terlewati yang terlupakan yang mencibir yang terluka yang terlaknat yang terdera yang tidur yang habis yang pongah yang hancur yang terasa
karena mungkin aku yang terlupa menyebut
: MU

Renungan

Apakah harta yang berlimpah yang kita
cari atau kebahagian/ketenangan hati yang kita dambakan ? Bertanyalah pada
diri masing2, dan jawablah dengan jujur.

Gundah

Bahwa setiap kejadian yang ada di muka bumi ini, bahkan juga yang ada di langit, semua tak ada yang terjadi dengan sendirinya. Tak ada yang terjadi dengan sia-sia. Tak ada yang terjadi secara kebetulan. Semua karena kehendak Sang Maha Kuasa, yang mencipta alam raya ini.


Yang setiap hari Dia dalam kesibukan mengatur semua urusan dan persoalan para makhlukNya.

QS. Ar-Rahmaan (55) : 29-30 Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


Tak kuasa aku bendung air mata ini, begitu banyak nikmat yang Engkau berikan ya Rabb, tapi sangat sedikit rasa syukur yang aku berikan kepada-Mu, bahkan semua makhluk di dunia ini bersujud kepadamu, tapi aku makhluk yang Engkau ciptakan sempurna diantara makhluk lainnya malah lupa untuk bermunajat kepada-MU.

Ach.....bergetar hatiku membayangkan dosa dosa ku, ampuni hamba-Mu ini yang selalu lalai ini ya Rabb..terlalu banyak dosa yang aku lakukan.


Allahuma inni audzubika minal hammi wal hazan … Sungguh hati ini sedang cemas dan khawatir, sayap takut dan harap mengembang, tapi basah keringat membuatnya susah terbang dan lelah. Sungguh hati ini galau dan sakit, berharap pada suatu penantian yang panjang.. Robbi, Cintaku,... tempatkan cemas dan gundah ini dalam ruang yang sejuk agar hamba bisa tetap melangkah.


Allahuma inni audzubika minal ajzi wal kasal Sungguh pula tangan ini sedang bergetar dan kaki sedang rapuh, hingga langkah-langkah tak bergerak jauh dan tak mampu melompat tinggi. Robbi, Cintaku, Kekuatan MilikMu, Getar Hidup milikMu, Panas dan Hujan kuasa-Mu, Gerakkan hamba dengan kasihMu
Allahuma inni audzubika minal jubn wal bukhl Kadang lelah hati dikhianati, bosan hati di bohongi, jika tidak ingat Engkaulah Sang Pengganti, hatiku mungkin mati. Ya Rabb.... Jangan jadikan hamba khawatir untuk tersenyum, berat untuk memberi walau diri sendiri butuh topangan untuk berdiri. Robbi, Cintaku,.. Dunia ini ada dalam Genggaman-Mu, jadikan hamba sadar akan hal itu, jadikan hamba kuat menghadapi prasangka, jadikan hamba kukuh merambah jalan dengan nafas harap akan hadir-Mu


Allahuma inni audzubika ghalabati daini wa qohrirrijal Robb, kuakhiri tangis pagi ini dengan harapan kau kuatkan diri, jasmani dan ruhi, agar bisa melindungi, agar bisa berbagi, agar bisa mandiri, tak cemas akan urusan duniawi, dan bisa tersenyum nanti ketika harus berpulang kembali padaMu, wahai Cinta Sejati. "Ya Allah, curahkan kesabaran kepada hamba, dan berilah kepada hamba pengganti yang lebih baik di dalam setiap urusan hamba, aku gantungkan gundah gulana ku hanya kepada-Mu ya Allah" Amin ya Rahman Ar Rahiim